![]() |
| Harga cabe merah di Lhokseumawe terus merosot seiring banyaknya pasokan dari berbagai daerah. Jum'at (30/1)-(Foto: Rahmat Mirza) |
Lhokseumawe, 30/1 (Atjeh Bisnis)- Akibat dari mulai membanjirnya pasokan lokal, harga cabe keriting di Kota Lhokseumawe, terus anjlok. Penurunan harga salah satu komoditi penting itu, terjadi 50 Persen dari harga sebelumnya.
Munir pedagang cabe keriting di Lhokseumawe, di Lhokseumawe Jum’at mengatakan, harga cabe merah disejumlah pasar tradisional di wilayah Lhokseumawe saat ini, sebesar Rp 20.000/Kg. Sedangkan harga sebelumnya mencapai Rp 40.000/Kg.
Turunnya harga cabe merah tersebut, terjadi secara bertahap. Dalam sepekan terakhir ini, turunnya sudah mencapi 50 Persen dari harga sebelumnya. Anjloknya harga salah satu bumbu dapur tersebut, dipengaruhi oleh mulai membanjirnya produksi cabe keriting disejumlah sentra pertanian cabe keriting di wilayah Aceh. seperti dari kabupaten Pidie, Bireun dan Aceh Utara.
“Namun seiring mulai banyaknya pasokan dari petani cabai lokal di Aceh, pasokan cabe keriting mulai banyak dipasaran dan harganya menjadi, lebih miring dari sebelumnya,” ucap pedagang itu.
Sementara itu, permintaan cabe keriting di Lhokseumawe, untuk beberapa pekan terakhir juga masih stabil dan tidak mengalami lonjakan. Sehingga menjadi salah satu faktor juga harga cabe keriting turun disaat pasokan banyak.
Lebih lanjut diungkapkan oleh pedagang tersebut, kedepannya, jika musim kemarau terus berlanjut di Aceh, maka tidak tertutup kemungkinan harga cabe keriting akan melonjak dari kondisi harga yang ada sekarang. (Muchlis)

